Industri Kerajinan Tangan dan Perabotan Berfokus Sepanjang Krisis

645.jpg

Industri Kerajinan Tangan dan Perabotan Berfokus Sepanjang Krisis

Nilai ekspor di bawah Vietnam dan Malaysia. Pada 2014, Indonesia hanya mampu memberikan 1,09 persen dari total dunia
ekspor, dan karena itu menempatkannya di tempat ke-19 di dunia. Sementara Vietnam sudah memasok 3,68 persen dan Malaysia 1,50
persentase. Tak henti-hentinya penemuan, negara Nus, adalah keharusan bagi industri furnitur tumbuh agar bisa bersaing dengan produk sejenis
dan untuk melanjutkan. Tren perkembangannya dianggap positif, yaitu sebesar 7,76 persen, dalam lima tahun terakhir. Itu
Perkembangan produk kerajinan Indonesia menunjukkan peningkatan sebesar 3,76 persen di tahun 2014. Nilai ekspor Indonesia yang lengkap
Produk kerajinan tangan pada tahun 2014 mencapai US $ 694 juta, bersamaan dengan tujuan ekspor utama Australia, Jepang, Hong Kong,
Inggris, Jerman, Belanda, Korea Selatan, Amerika Serikat, Perancis, dan Singapura. Nus menjelaskan kapan industri terkena dampak krisis karena
Dukungan bahan lokal cukup besar sehingga industri ini tetap eksis dan menciptakan pasar luar negeri. Selain itu, dia
menjelaskan, iklim investasi yang kondusif membudidayakan ekspor barang kerajinan dan furnitur. “Ini bisa berlanjut
untuk meningkat dalam lima tahun ke depan, akses ke kayu melimpah membuat, sumber daya terampil, bersama dengan penemuan teknologi
akan meningkatkan operasional industri furnitur dan kerajinan tangan, “jelasnya. – IKLAN -” Sektor ini semakin a
jalan keluar pada penyerapan kerja, “kata Nus di tempat kerjanya, Selasa 29 September 2015. Dalam selang waktu Januari sampai Juli
2015, nilai ekspor kerajinan tangan mencapai US $ 406 juta atau meningkat 0,31 persen dibanding periode yang sama persis di
tahun kalender sebelumnya Pada tahun sebelumnya, sektor furnitur tumbuh sebesar 2,18% dengan nilai ekspor keseluruhan dari 2014 sebesar $ US $
1,78 miliar. Tujuan ekspor Paling Penting di Indonesia adalah Amerika Serikat, Jepang, Inggris, Belanda, Jerman, Prancis,
Australia, Belgia, Korea Selatan, dan Taiwan. Namun, untuk periode Januari-Juli 2015, nilai ekspor furnitur
produk mencapai US $ 1,01 miliar atau turun 4,38 persen dibanding periode yang sama persis di tahun sebelumnya.Baca juga: map ijazah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s